Tolong diisi, rumah saya masih sepi. Jangan malu-malu, tulis saja yang Anda mau. Anggap saja rumah sendiri…….
Responses
Salam…senang sekali bisa menjadi yang pertama kali dan untuk yang kedua kalinya setelah peristiwa penglaris di markas ‘Opus Deey…’ dibilangan pasar minggu
Semoga blog ini cepat terisi, karena seperti undangan antum untuk mampir ke rumah ini…tapi kalau tidak ada furnitur, maka sulit tamu mampir…:-) apalagi kalau ada rubrik qahwa-nya…muuuantaap kaliiii…!!
Sukses Sayyid…!!
By: musadiqmarhaban on June 25, 2007 at 7:14 pm
salam, makasih atas kunjungannya. ‘furnitur’ dan ‘gahwa’nya akan segera disediakan….syukron
By: bensohib on June 26, 2007 at 3:51 pm
Salam, akhirnya yang ditunggu-tunggu dateng jua.. Kira2 di sini ada bocoran sequel dari Da Peci Code gak ya? Hehe…
Sukses bib… Nanti kita bikin poster ukuran 1000 x 1000 m2 (sekalian, biar gak ada yg bisa nyaingin) yang gambarnya cover Da Peci Code + foto Mas Andi ya…. Buat saingan dan turut meramaikan perang poster ustad di kota kita.
Wassalam
By: trixi on June 29, 2007 at 9:51 am
salam. Sekuel da peci nggak janji. Asal tahu aja, da peci adalah hasil endapan (baca gangguan) selam bergaul dengan mas Andi. Jadi, gak ada mas Andi ya gak ada da peci. .
Soal poster, ane setuju. Majelis taklim Sanggar Banjir Kiriman pimpinan Rosid bin Mansur bin Salim Al-Gibran akan segera dibentuk. Tunggu tgl mainnya, “kemungkinan rame!!”…..
Tabiek.
Roepa roepanja toean soedah poenja roemah baroe, sehingga tiada inget lagi dengan roemah lama. Doeloe dimana toean sering bintjang2 dengen njai sebelah.Atawa dengen Mufrow De Boor jang montok dari kampoeng menteng.Ingetkah toean kutika toean doedoek2 di serambi restorant Kiem Liap, toean dan De Boor terhujung sebelum nenggak tjangkir ciu jang terakhir.
Bisakah roemah baroe ini djadi semacem tempo doeloe ? Ataw roemah ini djadi semacem interniran bagi para inlander.Djadi roemah jang sepi end kakoe.
Danke
By: segomegono on July 4, 2007 at 2:14 pm
Tabiek.
Toean tida oesah chawatier. saya tiada perna meloepakan roemah lama. itu kenangan tiada terhapoes sewaktoe kita bintjang2 dengan Rientje De Roo bersama seorang europa bernama Meneer Mamah Belanda jang mabok keras sehingga dimasoekkan sado akan dibawa ke roemah schout.
By: bensohib on July 5, 2007 at 1:55 pm
Salam…
Ben mesti bikin web site yang lebih seru. Mesti bikin orang ketawa deh.. ketimbang serius melulu.. Tapi ketawanya yang sehat bukan ketawa jahat… bukan ketawa setan… tapi ketawa yang bener-bener…. seperti ketawanya si rosyid yang nggak pakai kode… dia cuma bingung sama kode pecinya aja…bagaimana kabarnya da peci code kedua apa udah siap nongol? Atau sekali wekut bisa digarap ramai ramai.. dibikin proyek gitu.
Salam.
Tepat sekali. Ini blog musti diabret (asal kata upgrade). Nanti pulpen.com akan kita kontak untuk adakan renovasi.
Makasih banyak….
By: bensohib on July 6, 2007 at 4:14 pm
Walah… walah…. “cul-culan” poll! Hidup mbah Marijan…. !
salut…! Dahsyooot…. ndak iso mbales cak….! Semoga saja untuk ke depan, jika ingin bertemu sampean, aku tidak harus mengisi buku tamu dahulu…
Bravo Ben Sohib….
By: Aan on July 14, 2007 at 3:00 pm
Terimaksih cak, atas dukungannya, termasuk untuk dukungan Mbah Marijan For President-nya. Kalau sampeyan konsisten dukung Mbah Marijan dan benar-benar Mbah Marijan berhasil menjadi RI 1, aku janji sampeyan akan aku angkat sebagai salah satu anggota Kabinet Wedus Gembel. Tur suwun, cak!
Salam kenal juga….
Suka yang unik-unik ya?
baguslah….
By: bensohib on July 17, 2007 at 4:43 pm
ngomong-nogmong cover da peci code, foto nt ape fahmi jindan? jujur ye…
By: arman on July 23, 2007 at 8:36 am
itu misteri, bung!….
By: bensohib on July 24, 2007 at 6:23 am
MEGAT – RUH
arogansi penjaga gawang menghindari argumentasi
mengacuhkan rentetan koma dan infinitas negasi
bualan kosong podium mengumbar sejuta bahasa basi
sembunyi dibalik mitos dan pembenaran interpretasi
ambil satu topeng yang dianggap paling benar
ketika lagu lama sudah tidak bisa lagi diputar
berani bilang “salah,” maka kamu akan kena hajar
sakral hatzai artikelen yang sudah semakin melar
berdiri di puncak menara gading hirarki
tidak membuatmu kelihatan semakin pintar
protokoler membuat otakmu semakin tak berisi
bagai lekukan gitar spanyol tanpa enam senar
tanpa tarung satu ronde pun kamu sudah terkapar
berkiprah dengan kebohongan suci yang kamu tebar
mengklaim nama rakyat seolah hasrat terkena sampar
kealpaan dibalas dengan sabetan sebilah mistar
nostalgia membuat bau bangkai busuk seharum ilusi
romantisme sang ayah dibeli murah dengan nama putri
sebab utama fanatisme para penunggang pseudo-sapi
revolusi yang terwujud dalam kebodohan termanifestasi
pamer tanduk runcing biar kelihatan gahar
varian bodoh demokrasi bertitel representasi
pilihan bebas telah ditetapkan diatas gambar
berusaha mengelak malah sakit tertusuk duri
mau tau gmn caranya dapet
1. sofware gratis
2. ebook gratis
3. akses internet murah hanya 200rupiah/jam
4. internet murah dan unlimited
dan rahasia-rahasia yang mungkin anda akan mengetahuinya setelah anda ke sini…
salut buat novelnya…btw ada yang g ana setuju dengan novel itu. seharusnya rosid duluan yang minta kenalan ke delia bukan delianya. karena ini bisa menurunkan stabilitas pria khususnya jammaah sebagai penakluk wanita nomer wahid..hhehhehheh
just kidding
kalu di jakarta ada organisasi RADIKAL, FORMALIN dan MODERAT
ana juga mau buat organisasi juga deh, namanya :
TOLERANSI (penanTi nOveL dan cERitA beN SohIb)
hehhe..
By: abubakr saleh on September 2, 2007 at 4:14 pm
Boleh juga situsnya!!! Trus buat mahasiswa Fakultas Ekonomi atau STIE yang sedang mengalami kesulitan dalam menyusun landasan teori. Kunjungi http://landasanteoriskripsiekonomi.blogspot.com/ Silahkan kopi paste dengan gratis!!!
ahlaaan
ane syafiq shahab… bkher yek? inget ndak? dulu sewaktu ane di bandung bbrp kali kita ketemu n maen bola bareng…
kaget juga waktu tau nt nulis buku…. kok dak kedengeran kabar da ada angin da ada ujan ujug2 mbrojol buku…. best seller lagi (eh kemungkinan deng..hehehe)
apa udah lama suka nulis ya? ngga di terbitin aja kali….
yusuf bilfaqih sempet ngira foto di depan da peci code itu foto nya thoriq (meneer londo) tapi kayanya bukan ya.. yo wess ben(sohib) dadi misteri wae yo…
ahlan Fik! inget dong….kita pernah bergabung dalam satu team sepak bola dan kalau gk salah terakhir kita bertanding di daerah Lembang melawan kesebelasan perusahaan susu sapi. seingat ane, waktu itu kita kalah dengan terhormat. Artinya, kita kebobolan berkali-kali tapi kita berjiwa besar (tidak melakukan pembalasan sama sekali……)
Ass. Ben salam kenal juga yaa.
senang juga bisa ketemu teman lama!
Ben “sanggar banjir kiriman” itu sudah rapi lagi, jadi kapan kita mulai? kesempatan bang leh dan bang Dorus (Pendiri) “Kosmic Lama” masih ada? ditunggu kabarnya yaa…
By: Abu zahra on November 14, 2007 at 2:16 pm
salam tahniah (mudah2 an belum terlambat…) untuk blognya yaa al akh Ben Sohib, walau kite kita agak sering sering ‘kopi darat’ tapi kayaknye “kopi” di blog ini boleh juga dijajal untuk menuntaskan kopi darat kite yang tidak pernah tuntas2 (he..he) yaa Beb!
mudah2an roemah baroe (pinjem istilahnya yaa Pak De Sego!) Ben bisa menjadi seperti ungkapan “Bayti jannatak” bagi pemiliknya dan “Baytak Jannati” buat yang mengunjunginya. once again Mabruk!
By: sharif "eik" on November 20, 2007 at 4:42 pm
syukron ya sharief “eik”. Ini blog memang ane sediakan untuk menampung kegemesa2 yang tak sempat tersalurkan secara tuntas dalam forum2 kopi darat kita yang memang jarang terjadi karena terhalang oleh kemacetan jakarta. maklum, kemacetan di jakarta sudah sampai pada tingkat super menyebalkan seperti para teroris……he—he…he….
WORLEWOR, mau ikutan (Pake sepatu gak?) dan saya harap ‘KEMUNGKINAN’ suka sama saya. Ngelucu bareng Ben Sohib kayaknya astik nih? AJak juga Rosyid kite ngumpul bareng di sanggar banjir kiriman.
By: WORLEWOR on December 3, 2007 at 11:32 am
Cak mana lagi tulisan2nya? Kangen nih. Kita semarakkan lagi SANGGAR BANJIR KIRIMAN, mumpung jakarta benar-benar banjir….
By: Aan on January 7, 2008 at 7:06 am
hi … salam kenal.
tau bukunya dari Toha Fanni Al-Jufri si Expertoha itu. Di ceritai lewat YM, ngakak2 ndak kuat. Truz ketemu ma Savic dan dia minjemi aku beberapa waktu lamanya. Kubaca lamaaaaaaaa banget maklum tugas kuliah numpuk sak abreg.
Terima kasih untuk tulisannya, yang buat saya seperti dibangunkan dari tidur… hehe
Terus nulis ya Pak, saya tunggu disela sela jam istirahat kantor saya..
Wassalam,
By: ITA DAHLIA on February 8, 2008 at 6:36 am
salam, terimakasih kembali. Insya Allah mau aktif nulis lagi. ngomong2, itu bibir siapa, sih?
By: bensohib on February 19, 2008 at 11:38 am
kmana aja bos? ayo ngetik lagi… ngga keabisan topik kan? jangan2 sekali posting bisa borongan nih
Assalamu’alaikum wr.wb
Bapak/Ibu, Ikhwan/Akhawat mohon izin saya mau numpang menginformasikan Shalawat Tarhim dan Audionya. Shalawat yang iramanya sangat menyentuh hati. Shalawat ini dikumandangkan setiap menjelang Subuh di radio masjid Agung Sunan Ampel Surabaya dan diakses oleh hampir seluruh masjid di Surabaya dan pelosok2 Jawa Timur, khususnya masjid2 Nahdhiyyin. Semoga shalawat ini bermanfaat bagi kita.
Bagi yang berminat mendengarkan dan mendownload Audionya, dilengkapi tek latin dan terjemahan, silahkan klik di sini: http://syamsuri149.multiply.com
photo photo dooong… mata ini ingin juga lihat object visual…
pedes juga baca terusss… hehhehe
makasih artikelnya Pak…
MAJU TERUS, PANTANG GAK MAJU!
By: ita on September 23, 2008 at 5:17 am
diam adalah emas…kl gak tau apa yg di bicarakan ..ya diem aja..iya kalo bener..kl salah?!…apa gak menyesatkan…iya kl sesat sendiri…kl membuat orang lain jadi sesat..gimana…berani nanggung?
By: n0f4l on October 13, 2008 at 11:44 am
katanya lagi nyari model buat novel kedua ya ?
good luck ya,…
Salam…senang sekali bisa menjadi yang pertama kali dan untuk yang kedua kalinya setelah peristiwa penglaris di markas ‘Opus Deey…’ dibilangan pasar minggu
Semoga blog ini cepat terisi, karena seperti undangan antum untuk mampir ke rumah ini…tapi kalau tidak ada furnitur, maka sulit tamu mampir…:-) apalagi kalau ada rubrik qahwa-nya…muuuantaap kaliiii…!!
Sukses Sayyid…!!
By: musadiqmarhaban on June 25, 2007
at 7:14 pm
salam, makasih atas kunjungannya. ‘furnitur’ dan ‘gahwa’nya akan segera disediakan….syukron
By: bensohib on June 26, 2007
at 3:51 pm
Salam, akhirnya yang ditunggu-tunggu dateng jua..
Kira2 di sini ada bocoran sequel dari Da Peci Code gak ya? Hehe…
Sukses bib… Nanti kita bikin poster ukuran 1000 x 1000 m2 (sekalian, biar gak ada yg bisa nyaingin) yang gambarnya cover Da Peci Code + foto Mas Andi ya…. Buat saingan dan turut meramaikan perang poster ustad di kota kita.
Wassalam
By: trixi on June 29, 2007
at 9:51 am
salam. Sekuel da peci nggak janji. Asal tahu aja, da peci adalah hasil endapan (baca gangguan) selam bergaul dengan mas Andi. Jadi, gak ada mas Andi ya gak ada da peci. .
Soal poster, ane setuju. Majelis taklim Sanggar Banjir Kiriman pimpinan Rosid bin Mansur bin Salim Al-Gibran akan segera dibentuk. Tunggu tgl mainnya, “kemungkinan rame!!”…..
By: bensohib on June 29, 2007
at 1:53 pm
tok…, tok…, tok….
nuwun sewu, badhe kepanggih kaleh den-ben.
By: mshdq on July 3, 2007
at 11:00 pm
Tabiek.
Roepa roepanja toean soedah poenja roemah baroe, sehingga tiada inget lagi dengan roemah lama. Doeloe dimana toean sering bintjang2 dengen njai sebelah.Atawa dengen Mufrow De Boor jang montok dari kampoeng menteng.Ingetkah toean kutika toean doedoek2 di serambi restorant Kiem Liap, toean dan De Boor terhujung sebelum nenggak tjangkir ciu jang terakhir.
Bisakah roemah baroe ini djadi semacem tempo doeloe ? Ataw roemah ini djadi semacem interniran bagi para inlander.Djadi roemah jang sepi end kakoe.
Danke
By: segomegono on July 4, 2007
at 2:14 pm
Tabiek.
Toean tida oesah chawatier. saya tiada perna meloepakan roemah lama. itu kenangan tiada terhapoes sewaktoe kita bintjang2 dengan Rientje De Roo bersama seorang europa bernama Meneer Mamah Belanda jang mabok keras sehingga dimasoekkan sado akan dibawa ke roemah schout.
By: bensohib on July 5, 2007
at 1:55 pm
Salam…
Ben mesti bikin web site yang lebih seru. Mesti bikin orang ketawa deh.. ketimbang serius melulu.. Tapi ketawanya yang sehat bukan ketawa jahat… bukan ketawa setan… tapi ketawa yang bener-bener…. seperti ketawanya si rosyid yang nggak pakai kode… dia cuma bingung sama kode pecinya aja…bagaimana kabarnya da peci code kedua apa udah siap nongol? Atau sekali wekut bisa digarap ramai ramai.. dibikin proyek gitu.
Wassalam
By: anggawi on July 6, 2007
at 9:11 am
Salam.
Tepat sekali. Ini blog musti diabret (asal kata upgrade). Nanti pulpen.com akan kita kontak untuk adakan renovasi.
Makasih banyak….
By: bensohib on July 6, 2007
at 4:14 pm
Walah… walah…. “cul-culan” poll! Hidup mbah Marijan…. !
salut…! Dahsyooot…. ndak iso mbales cak….! Semoga saja untuk ke depan, jika ingin bertemu sampean, aku tidak harus mengisi buku tamu dahulu…
Bravo Ben Sohib….
By: Aan on July 14, 2007
at 3:00 pm
Terimaksih cak, atas dukungannya, termasuk untuk dukungan Mbah Marijan For President-nya. Kalau sampeyan konsisten dukung Mbah Marijan dan benar-benar Mbah Marijan berhasil menjadi RI 1, aku janji sampeyan akan aku angkat sebagai salah satu anggota Kabinet Wedus Gembel. Tur suwun, cak!
By: bensohib on July 14, 2007
at 7:34 pm
Salam kenal….
artikelnya unik-unik ya?
kerenlah…..
By: luthfis on July 17, 2007
at 7:14 am
Salam kenal juga….
Suka yang unik-unik ya?
baguslah….
By: bensohib on July 17, 2007
at 4:43 pm
ngomong-nogmong cover da peci code, foto nt ape fahmi jindan? jujur ye…
By: arman on July 23, 2007
at 8:36 am
itu misteri, bung!….
By: bensohib on July 24, 2007
at 6:23 am
MEGAT – RUH
arogansi penjaga gawang menghindari argumentasi
mengacuhkan rentetan koma dan infinitas negasi
bualan kosong podium mengumbar sejuta bahasa basi
sembunyi dibalik mitos dan pembenaran interpretasi
ambil satu topeng yang dianggap paling benar
ketika lagu lama sudah tidak bisa lagi diputar
berani bilang “salah,” maka kamu akan kena hajar
sakral hatzai artikelen yang sudah semakin melar
berdiri di puncak menara gading hirarki
tidak membuatmu kelihatan semakin pintar
protokoler membuat otakmu semakin tak berisi
bagai lekukan gitar spanyol tanpa enam senar
tanpa tarung satu ronde pun kamu sudah terkapar
berkiprah dengan kebohongan suci yang kamu tebar
mengklaim nama rakyat seolah hasrat terkena sampar
kealpaan dibalas dengan sabetan sebilah mistar
nostalgia membuat bau bangkai busuk seharum ilusi
romantisme sang ayah dibeli murah dengan nama putri
sebab utama fanatisme para penunggang pseudo-sapi
revolusi yang terwujud dalam kebodohan termanifestasi
pamer tanduk runcing biar kelihatan gahar
varian bodoh demokrasi bertitel representasi
pilihan bebas telah ditetapkan diatas gambar
berusaha mengelak malah sakit tertusuk duri
By: Chen-tini on August 1, 2007
at 8:17 pm
keren nih tempat
MERDEKA BUAT INDONESIA….
mau tau gmn caranya dapet
1. sofware gratis
2. ebook gratis
3. akses internet murah hanya 200rupiah/jam
4. internet murah dan unlimited
dan rahasia-rahasia yang mungkin anda akan mengetahuinya setelah anda ke sini…
http://TopStrategi.com/?id=topstrategi
By: internet murah on August 23, 2007
at 6:30 am
Yo wes Ben……!!!!
Piye majelis sanggar banjir kiriman?
Wis suwe gak kumpul jeh….!!!!!!
Rosid ngelu ambek CB ne, Ju ambe Delia
PIYE THO BEN……!!!!!!!!!
By: Worlewor on August 30, 2007
at 12:23 pm
salut buat novelnya…btw ada yang g ana setuju dengan novel itu. seharusnya rosid duluan yang minta kenalan ke delia bukan delianya. karena ini bisa menurunkan stabilitas pria khususnya jammaah sebagai penakluk wanita nomer wahid..hhehhehheh
just kidding
kalu di jakarta ada organisasi RADIKAL, FORMALIN dan MODERAT
ana juga mau buat organisasi juga deh, namanya :
TOLERANSI (penanTi nOveL dan cERitA beN SohIb)
hehhe..
By: abubakr saleh on September 2, 2007
at 4:14 pm
Boleh juga situsnya!!! Trus buat mahasiswa Fakultas Ekonomi atau STIE yang sedang mengalami kesulitan dalam menyusun landasan teori. Kunjungi http://landasanteoriskripsiekonomi.blogspot.com/ Silahkan kopi paste dengan gratis!!!
By: jandung prasetyo on September 10, 2007
at 5:18 am
ahlaaan
ane syafiq shahab… bkher yek? inget ndak? dulu sewaktu ane di bandung bbrp kali kita ketemu n maen bola bareng…
kaget juga waktu tau nt nulis buku…. kok dak kedengeran kabar da ada angin da ada ujan ujug2 mbrojol buku…. best seller lagi (eh kemungkinan deng..hehehe)
apa udah lama suka nulis ya? ngga di terbitin aja kali….
yusuf bilfaqih sempet ngira foto di depan da peci code itu foto nya thoriq (meneer londo) tapi kayanya bukan ya.. yo wess ben(sohib) dadi misteri wae yo…
btw.. minal aidin wal faizin… mohon maap lahir batin… lebaran kemana? mudik ga?
By: savic on October 22, 2007
at 5:06 am
ahlan Fik! inget dong….kita pernah bergabung dalam satu team sepak bola dan kalau gk salah terakhir kita bertanding di daerah Lembang melawan kesebelasan perusahaan susu sapi. seingat ane, waktu itu kita kalah dengan terhormat. Artinya, kita kebobolan berkali-kali tapi kita berjiwa besar (tidak melakukan pembalasan sama sekali……)
minal aidin wal faizin…..
By: bensohib on October 23, 2007
at 2:09 am
Selamat Hari Blogger Nasional ben…
By: savic on October 27, 2007
at 2:17 pm
oho, yang pengarang itukah?
ole!
By: Shelling Ford on October 31, 2007
at 4:59 am
Ass. Ben salam kenal juga yaa.
senang juga bisa ketemu teman lama!
Ben “sanggar banjir kiriman” itu sudah rapi lagi, jadi kapan kita mulai? kesempatan bang leh dan bang Dorus (Pendiri) “Kosmic Lama” masih ada? ditunggu kabarnya yaa…
By: Abu zahra on November 14, 2007
at 2:16 pm
salam tahniah (mudah2 an belum terlambat…) untuk blognya yaa al akh Ben Sohib, walau kite kita agak sering sering ‘kopi darat’ tapi kayaknye “kopi” di blog ini boleh juga dijajal untuk menuntaskan kopi darat kite yang tidak pernah tuntas2
(he..he) yaa Beb!
mudah2an roemah baroe (pinjem istilahnya yaa Pak De Sego!) Ben bisa menjadi seperti ungkapan “Bayti jannatak” bagi pemiliknya dan “Baytak Jannati” buat yang mengunjunginya. once again Mabruk!
By: sharif "eik" on November 20, 2007
at 4:42 pm
syukron ya sharief “eik”. Ini blog memang ane sediakan untuk menampung kegemesa2 yang tak sempat tersalurkan secara tuntas dalam forum2 kopi darat kita yang memang jarang terjadi karena terhalang oleh kemacetan jakarta. maklum, kemacetan di jakarta sudah sampai pada tingkat super menyebalkan seperti para teroris……he—he…he….
By: bensohib on November 29, 2007
at 1:59 am
WORLEWOR, mau ikutan (Pake sepatu gak?) dan saya harap ‘KEMUNGKINAN’ suka sama saya. Ngelucu bareng Ben Sohib kayaknya astik nih? AJak juga Rosyid kite ngumpul bareng di sanggar banjir kiriman.
By: WORLEWOR on December 3, 2007
at 11:32 am
Cak mana lagi tulisan2nya? Kangen nih. Kita semarakkan lagi SANGGAR BANJIR KIRIMAN, mumpung jakarta benar-benar banjir….
By: Aan on January 7, 2008
at 7:06 am
hi … salam kenal.
tau bukunya dari Toha Fanni Al-Jufri si Expertoha itu. Di ceritai lewat YM, ngakak2 ndak kuat. Truz ketemu ma Savic dan dia minjemi aku beberapa waktu lamanya. Kubaca lamaaaaaaaa banget maklum tugas kuliah numpuk sak abreg.
rahat poll tulisanmu …
keep writing !
Ciao!
By: Aida Vyasa on January 13, 2008
at 5:14 am
salam kenal juga….thanks ya
Ciao!
By: bensohib on January 17, 2008
at 2:46 pm
Salam,
Terima kasih untuk tulisannya, yang buat saya seperti dibangunkan dari tidur… hehe
Terus nulis ya Pak, saya tunggu disela sela jam istirahat kantor saya..
Wassalam,
By: ITA DAHLIA on February 8, 2008
at 6:36 am
salam, terimakasih kembali. Insya Allah mau aktif nulis lagi. ngomong2, itu bibir siapa, sih?
By: bensohib on February 19, 2008
at 11:38 am
kmana aja bos? ayo ngetik lagi… ngga keabisan topik kan? jangan2 sekali posting bisa borongan nih
By: savic on February 29, 2008
at 8:40 am
salam bro!
salam kenal, karena belum kenal jd bingung mau manggil apa? habib, bro, nt, kamu, ustadz, atau akang, bang..??
tapi bro sj lah.. gampang nanti klw ga cocok bisa diganti.. aku ‘muallaf’ dunia maya, bhsnya ustad labib..
ada buku baru bro..??
By: Abdi Faqih on March 11, 2008
at 6:42 am
ben… ana ke jkt dan baru tau klo ada perang sepanduk di antara para habaeb, dan ternyata seru juga yah…
ayo posting tentang itu dong yang lebih seru
By: savic on May 12, 2008
at 7:07 am
yang terakhir malah perang petasan
By: bensohib on May 14, 2008
at 4:49 am
Assalamu’alaikum wr.wb
Bapak/Ibu, Ikhwan/Akhawat mohon izin saya mau numpang menginformasikan Shalawat Tarhim dan Audionya. Shalawat yang iramanya sangat menyentuh hati. Shalawat ini dikumandangkan setiap menjelang Subuh di radio masjid Agung Sunan Ampel Surabaya dan diakses oleh hampir seluruh masjid di Surabaya dan pelosok2 Jawa Timur, khususnya masjid2 Nahdhiyyin. Semoga shalawat ini bermanfaat bagi kita.
Bagi yang berminat mendengarkan dan mendownload Audionya, dilengkapi tek latin dan terjemahan, silahkan klik di sini:
http://syamsuri149.multiply.com
Terimah kasih Bapak/Ibu, Ikhwan/Akhawat
Wassalam
Syamsuri Rifai
http://syamsuri149.wordpress.com
http://shalatdoa.blogspot.com
By: Shalawat Tarhim on May 22, 2008
at 12:29 am
mana posting baru nya
ditunggu…
-AS-
By: ranrose on August 1, 2008
at 3:32 pm
Salam…
photo photo dooong… mata ini ingin juga lihat object visual…
pedes juga baca terusss… hehhehe
makasih artikelnya Pak…
MAJU TERUS, PANTANG GAK MAJU!
By: ita on September 23, 2008
at 5:17 am
diam adalah emas…kl gak tau apa yg di bicarakan ..ya diem aja..iya kalo bener..kl salah?!…apa gak menyesatkan…iya kl sesat sendiri…kl membuat orang lain jadi sesat..gimana…berani nanggung?
By: n0f4l on October 13, 2008
at 11:44 am
katanya lagi nyari model buat novel kedua ya ?
good luck ya,…
*ga sabar mo tau reviewnya*
By: Afifah Shb on October 18, 2008
at 12:55 pm
buku baru terbit bulan ini kaaannnn
By: savic on December 2, 2008
at 10:28 am